Kenaikan Yesus Kristus ke Surga

Kisah Para Rasul 1:1-11

Yesus menyelesaikan seluruh tugas yang dinyatakan oleh Allah Bapa di dalam kekekalan kepada Dia dan itu diselesaikan bukan di atas kayu salib, bukan juga dengan kebangkitan-Nya dan kemudian naik ke Surga, tetapi akan dinyatakan Roh Kudus bagi Gereja-Nya dan sampai saat ini Dia akan bekerja bahkan sampai kita bertemu dengan Tuhan. Ini adalah The Work of Christ. Ketika seseorang ditanya apakah pekerjaan Kristus itu? Maka orang akan berpikir bahwa Dia mati di atas kayu salib, menebus dosanya, itu adalah pekerjaan Kristus. Benar, hal yang paling utama dari pekerjaan Kristus dan itu adalah hal yang paling sulit dalam seluruh kehidupan-Nya adalah Dia mau mati menanggung seluruh dosa saudara dan saya. Tetapi, ketika kita bicara mengenai pekerjaan Kristus secara total, secara komplit, The Work of Christ itu adalah termasuk di dalamnya The Ascencion of Christ, kenaikan Kristus ke atas surga.

Hari ini saya akan berbicara dua hal yang penting berkenaan dengan kenaikan Kristus ke atas surga.

  1. Kenaikan Yesus ke surga secara hakekat. Kenaikan Yesus ke surga menyatakan bahwa Dia adalah Ilahi, Dia adalah Tuhan. Dia adalah Allah yang turun ke dunia, dan pada saat Dia turun ke dunia maka Dia sekarang naik ke tempat asal-Nya. Yang dari atas akan kembali ke atas, yang dari bawah akan kembali ke bawah (Efesus 4:9-10). Jadi, hal yang pertama berkenaan dengan hakekat adalah bahwa yang dari atas akan turun lalu kembali lagi ke atas. Yang dari bawah akan berusaha naik, tetap dia akan kembali lagi ke bawah. Ini yang membedakan antara Kristus Yesus dengan seluruh pendiri agama yang lainnya yaitu, asalnya. Seluruh pendiri agama adalah seorang manusia dan mereka berusaha untuk mendidik, mendisiplin dirinya untuk menjadi baik, suci dan bisa diterima ke surga tetapi apapun saja yang dilakukannya sebenarnya dia adalah dari dunia ini. Ketika dia mau ke surga, dia harus mati, dia harus kembali lagi ke tanah. Yesus Kristus adalah Allah yang hadir mengambil natur manusia menjadikan Dia adalah Allah sekaligus manusia yang sejati. Dia bukan berasal dari dunia, Dia berasal dari surga, Dia diutus oleh Bapa ke dunia ini, dan setelah Dia menyelesaikan seluruh tugas-Nya di dunia ini selama lebih dari 33,5 tahun maka kemudian Dia kembali lagi ke surga. Kenaikan Yesus Kristus menyatakan secara hakekat Yesus Kristus itu adalah Allah itu sendiri.

    Hal yang lain berkenaan dengan hakekat kenaikan Yesus ke surga. Perhatikan Kisah Para Rasul 1:9 yang ditulis oleh Lukas dan apa signifikansinya. “…Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Dia disaksikan oleh mereka dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka”. Setiap kali Alkitab menggunakan sesuatu kalimat, perhatikan dia tidak akan berdiri sendiri, ada sesuatu yang sebenarnya mau dikatakan dan ketika saudara mempelajari biblical theology baru saudara akan mengerti ada ayat-ayat lain yang hampir menyerupai/sama dan saudara baru akan mendapat keutuhan arti ayat Kisah Para Rasul 1:9. Mari kita melihat Daniel 7:13-14. Daniel ditulis 700 tahun sebelum Yesus Kristus. Di dalam penglihatan yang diberikan Allah kepada Daniel maka ia melihat ada seorang seperti Anak Manusia. Perhatikan baik-baik, Yesus Kristus, meskipun Dia adalah Anak Allah tetapi Dia paling senang menyatakan diri berkenaan dengan Aku adalah Anak Manusia (The Son of Man). Anak Manusia datang untuk menyelamatkan, Anak Manusia datang untuk melakukan kehendak Bapa. Ketika Dia naik ke surga, Lukas menyatakan Dia naik dan diiringi awan-awan. Daniel, 700 tahun sebelumnya sudah melihat apa yang terjadi di dalam kekekalan ketika Dia naik ke surga. Dia adalah pemenang, Dia adalah Anak Allah yang kemudian mengambil seluruh jarahan daripada dunia ini dan menyatakan itu kepada Bapa-Nya di surga. Lihat Matius 24:29-30. Ketika Lukas berbicara di dalam Kisah Para Rasul bahwa Yesus terangkat ke surga dan ada awan-awan, itu bukan sesuatu yang tidak penting. Dia sedang mau menyatakan kepada pembacanya, untuk mengingat akan penglihatan yang dinyatakan oleh Allah kepada Daniel, Dia bukan sembarang manusia. Engkau menyalahartikan Dia, engkau boleh salah mengerti akan Dia, engkau boleh menolak Dia, tetapi ketika engkau sudah melihat secara keseluruhan, engkau harus tahu bahwa Dia bukan manusia yang diangkat ke surga.

    Dia adalah Anak Allah itu sendiri yang datang boleh di tempat tahta Allah Bapa yang Maha Kuasa. Dia tadinya ada dalam dekapan Allah Bapa dan Dia akan kembali di hadapan Allah Bapa, itu adalah tempat asal-Nya. Seluruh nabi berbicara mengenai sesuatu penglihatan yang terjadi. Matius menuliskan penglihatan yang terjadi pada waktu, time and space di bumi ini, Daniel melihat sesuatu yang tidak ada time and space, yaitu di dalam kekekalan. Matius menulis, Dia yang naik dengan awan-awan, suatu saat Dia akan datang menghakimi seluruh dunia dan Dia akan turun di tengah-tengah dari awan-awan. Ini adalah berbicara mengenai penghakiman, kalau saudara melihat 3 ayat ini dan semuanya berbicara mengenai Kristus yang naik dan kemudian Yesus yang turun, itu berbicara berkenaan dengan pertama, The Victory of Christ, kemenangan Kristus. Yang kedua adalah Kristus adalah penghakim dunia ini dan ketiga terakhir bicara berkenaan dengan Kristus yang mulia. Dia bukan pendiri agama yang menambah hukum-hukum agar hidup kita menjadi lebih baik, tidak! Dia adalah Tuhan itu sendiri. Kalau saudara tidak menerima Dia, maka sebenarnya saudara menerima tuhan yang lain di dalam hati. Manusia diciptakan di dalam hatinya pasti menjadi seorang penyembah. Siapapun saja, apapun agamanya, atau bahkan bilang tidak beragama, ketika dia diciptakan, maka dia akan menyadari, meskipun mungkin dia tidak bisa mendefinisikan tetapi sebenarnya kita semua adalah makhluk penyembah. Maka itu menyembah sesuatu yang saudara rasa yang paling atas bisa orang lain, bisa dirinya sendiri, bisa materialisme. Tetapi hari ini, ketika Kristus naik ke surga, Dia mau menyatakan kepada Gereja-Nya dan kepada seluruh dunia, Akulah Tuhan. Maka ketika peristiwa ini muncul, saudara harus memilih, apakah Dia itu Tuhan kita. Kalau saudara-saudara mau mengatakan aku tidak mau Dia, maka saudara pasti memiliki tuhan yang lain. Sekali lagi, manusia tidak mungkin tidak, merupakan makhluk penyembah dan menentukan kepada siapa dia menyembah. Yosua di hari tuanya ketika dia mau meninggalkan bangsanya dan sebentar lagi dia akan mati, lalu kemudian dia mengatakan kepada seluruh pemimpinnya untuk mereka menentukan di dalam hati kepada siapa mereka akan menyembah, tetapi Yosua dan seluruh keluarganya akan menyembah Yahweh. Maka ini adalah sesuatu hal yang tidak pernah bisa kita luputkan di dalam hidup. Hari ini, saudara harus mendengar bahwa di dalam hidup saudara harus menentukan siapa Tuhan saudara.

    Tetapi perhatikan bahwa bukan karena saudara mengatakan Yesus Tuhan, maka menjadikan Dia sebagai Tuhan. Saudara menyatakan Dia Tuhan atau bukan, Dia tetap Tuhan. Yesus itu Tuhan. Tetapi pertanyaannya, yang mengubah hidup saudara adalah apakah Dia Tuhan atas hidup kita atau tidak? Itu yang mengubah hidup. Richard Baxter di dalam satu tulisannya Saint’s Everlasting Rest menyatakan, seorang yang munafik, mungkin dia tidak sadar bahwa dia munafik mengatakan kepada dirinya bahwa Kristus adalah Tuhan, Kristus adalah yang utama tetapi emosinya tidak bersaksi kepada dia untuk hal itu. Dia lebih senang berelasi dengan dunia ini daripada dengan Kristus Yesus. Maka sebenarnya itulah tuhannya. Biarlah kita tidak melupakan hal ini karena itu menentukan nasib kita, dunia ini dan di dalam kekekalan.

  2. Kenaikan Tuhan Yesus Kristus yaitu secara pesan / message. Perhatikan pesan terakhir-Nya.

    Pertama, berkenaan dengan Kerajaan Allah, Kingdom of God. Perhatikan Kisah Para Rasul 1:3. Setelah Yesus mati dan bangkit, Dia menampakkan diri. Alkitab menyatakan tidak lebih dari sekitar 520 atau 530 orang dan ada 500 orang di luar murid-murid dan bersama dengan murid-murid dan beberapa wanita, Dia menampakkan diri secara pribadi. Dia berbicara tentang satu hal yaitu Kingdom of God, yaitu Kerajaan Allah. Ini adalah isi hati Dia yang terdalam. Suatu hari Yesus Kristus ditanya oleh murid-murid-Nya, Tuhan ajar aku berdoa. Lalu Dia mengatakan, berdoalah demikian, “Bapa Kami yang di surga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga”. Ini adalah apa yang ada di dalam isi hati Yesus Kristus. Yesus Kristus mengatakan, kalau saudara boleh membedah isi hati Yesus Kristus maka Dia sepanjang 33,5 tahun sampai Dia naik ke surga ini yang terus menerus diucapkan-Nya bahkan ketika Dia sudah mati, Dia bangkit, Dia memperpanjang waktu-Nya di dunia 40 hari, ini yang terus menerus dikatakan-Nya yaitu, Aku mau Kerajaan Allah hadir di bumi. Saudara-saudara ingin hidup mempermuliakan Tuhan? Tidak ada cara yang lain kecuali Kerajaan-Nya datang. Apa arti Kerajaan-Nya datang? Yaitu Kehendak-Nya jadi.

    Sejak Adam dan Hawa memberontak, manusia sudah tidak taat maka kita menjadi musuh Allah. Allah dikeluarkan dari kehidupan manusia. Aku mau hidup tanpa Engkau mengurus hidupku. Maka, ketika manusia memilih hidup tanpa Tuhan, 2 hal terjadi. Pertama, hidup manusia makin lama makin hancur. Kedua, hidup kita pada akhirnya akan dimurkai oleh Allah. Ini adalah kalimat dari the whole Bible. Lihatlah negara ini (Australia), peraturannya makin lama makin melawan Alkitab. Gerakan feminism berusaha untuk membalikkan ordo. Saya tidak menyetujui jikalau seorang laki-laki abuse istrinya. Itu adalah dosa. Tetapi Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa ada ordo; laki-laki menjadi kepala rumah tangga dan istri itu harus menjadi teman, pewaris kasih karunia Allah. Tapi kalau saudara mau membalikkan ordo, silahkan. Tetapi saudara-saudara akan mengerti beberapa puluh tahun kemudian, maka negara, maka rakyat, maka keluarga pasti akan hancur. Negara ini, Australia, memperbolehkan homosexual, harus ada gay / lesbian, harus ada same sex marriage. Saudara mau mengatakan itu bebas? Silahkan. Saudara akan tahu, saudara mengubur masa depan saudara sendiri. Manusia, kalau dia tidak takut kepada Tuhan, saudara jangan pikir bahwa Tuhan akan rugi; kita yang akan rugi. Hidup makin lama makin hancur karena kita diciptakan itu ada caranya hidup.

    Saudara menciptakan apapun saja, ada caranya hidup. Contohnya LCD ini, tertulis 220 volt. Saudara mengatakan: Ga mau 220, terlalu boros; saya mau colokkan ke 110. Silahkan. Saudara akan hancur. Saudara mengerti prinsip ini? Hal yang paling dasar sudah dilupakan oleh dunia. Dunia sudah membuang Allah. Dunia tidak peduli lagi tentang Tuhan tetapi Kristus Yesus mengumpulkan satu jemaat, dari segala bangsa yang menyatakan: Biarlah kerajaan-Mu datang. Mereka meratap, berdoa, mereka berusaha untuk kerajaan Tuhan datang. Apa sih artinya kerajaan Tuhan datang? Yaitu kehendak-Mu jadi. Pemerintahan-Mu jadi dalam hidupku, dalam keluargaku, dalam gereja, dalam nation. Karena ini adalah milik-Mu, Engkaulah yang berhak untuk bertahta, Engkaulah yang berhak untuk memiliki. Aku diciptakan oleh Engkau, Engkau layak memakai aku. Tetapi banyak orang mengatakan diri Kristen, selain menyebut Yesus Tuhan, merasa cukup dengan datang ke gereja 2 jam, selanjutnya dipakai oleh dunia ini dan menggunakan semuanya untuk diriku. Seluruh dunia sudah melawan Allah. Hidup makin lama makin hancur dan hidup akan dimurkai oleh Allah tetapi kebalikkannya, adalah Tuhan akan memunculkan orang-orang yang di dalam hatinya ditaklukkan kepada Kristus dan orang ini adalah orang yang belajar taat – obedience. Dan apa yang terjadi kepada orang yang taat ini? Pertama, hidup makin lama makin suci dan yang kedua hidup akan berkenan dan memuliakan Allah. Yang tadi hidup makin lama makin hancur dan hidup akan dimurkai oleh Allah. Yang satu adalah hidup makin lama makin suci dan hidup ini akan tetap untuk selama-lamanya. Alkitab menyatakan kalau Firman ini tidak mungkin akan berlalu dan orang-orang yang sungguh-sungguh menjalankan Firman ini maka dia akan tetap untuk selama-lamanya. Dan bukan itu saja maka hidup itu akan dimuliakan oleh Allah, bukan dimurkai.

    Tanda orang Kristen yang sejati adalah adalah dia akan berseru dengan kalimat yang sama yang Yesus sebagai Kepala Gereja pernah berseru, dan kalimat itu adalah Thy will be done – kehendak-Mu jadi. Orang-orang itu ada tersebar di seluruh dunia. Alkitab mengatakan pada waktu terakhir, maka semua orang yang dipilih ini akan berkumpul, dan ini adalah dari segala bahasa, bangsa, dan zaman dan mereka semua mengatakan satu kalimat yang sama Thy will be done. Dan itu adalah isi hati Kristus. Thy will be done, kalimat ini begitu sulit untuk dilakukan lebih daripada diucapkan. Tetapi tidak ada hal yang lain, kalimat ini harus harus diucapkan karena ini adalah Alkitab dan kalimat ini adalah kalimat yang menjadikan kehendak Allah jadi. Jim Elliot mengatakan Thy will be done dan dia mati di Auca. David Livingstone menyatakan Thy will be done dan dia mati di Afrika. Hudson Taylor menyatakan Thy will be done maka dia mati di Cina. Semuanya mengatakan Thy will be done. Ada orang-orang mengatakan Thy will be done dan orang itu boleh hidup sukses dan orang itu tetap diberkati Tuhan dan dia takut akan Tuhan dan nama Tuhan dipermuliakan. Ada orang-orang yang mengatakan Thy will be done dan orang itu kemudian dilupakan tetapi kehendak Tuhan jadi dan mempengaruhi banyak orang. Thy will be done. Apakah itu ada dalam hatimu? Apakah kita memperhatikan benar-benar apa yang dikatakan oleh Yesus Kristus sebelum Dia naik ke Surga?

    Dia berbicara kepada murid-murid-Nya supaya menjadikan Kerajaan Surga di dunia. Dan murid-murid-Nya mengerti, ketika bicara mengenai itu mereka harus pergi menjadi seturut dengan apa yang Tuhan kehendaki. Ada yang menjadi pelayan Tuhan, ada yang menjadi teolog, apa yang menjadi orang-orang eksekutif, ada orang yang menjadi bos, ada yang menjadi raja, ada yang menjadi pembantu, semuanya mengatakan Thy will be done . Aku mau untuk melakukan kehendak-Mu apapun saja Engkau mau kerjakan di dalam hidupku dalam bentuk apapun saja, di tempat dan di manapun saja Thy will be done . Kerajaan Allah, Kerajaan Surga sekali lagi ini tidak mudah, tetapi tidak ada kemungkinan yang lain, maka mari jemaat semua, belajar taat untuk hal-hal yang kecil. Alkitab mengatakan engkau harus kerja keras, jangan engkau malas. Alkitab mengatakan bahwa ada orang dikasi 1 talenta, 2 talenta, 5 talenta dan yang Tuhan puji adalah yang memiliki 2 talenta dan 5 talenta karena mereka bekerja keras. Saudara rajin bukan untuk mencari lebih banyak uang tetapi Thy will be done . Saat ini, engkau mungkin sedang berselisih antara suami dan istri dan mungkin engkau mau cerai dan Allah sendiri mengatakan bahwa tidak boleh ada perceraian kecuali karena perzinahan, maka engkau harus mengampuni satu dengan yang lain. Engkau tidak rela, tetapi Alkitab mengatakan engkau jangan pergi dulu untuk beribadah sebelum engkau selesaikan masalah kamu dengan orang lain. Maka engkau harus mengerti prinsip ini dan Thy will be done. Sulit? Ya. Ada air mata? Ya. Thy will be done . Itulah satu-satunya kerajaan Allah dihadirkan dan nama Tuhan dipermuliakan. Apapun itu dalam konteks hidup saudara. Kita tidak diminta oleh Allah untuk memikul salib orang lain atau memikul salib yang begitu besar yang kita tidak bisa pikul. Tetapi dengan hal yang kecil, salib yang kecil, yang ada di depan mata saudara dan Tuhan terus bicara kepada saudara untuk saudara itu pikul, ambil dengan rela hati dan tidak bersungut-sungut. Thy will be done .

    Kedua, beritakan Injil. Menjadi saksi-Nya (Kisah Para Rasul 1:8 dan Markus 16:15-20). Yesus Kristus naik ke Surga dan ketika diangkat, kemudian Dia berbicara dengan penuh kuasa: Pergilah, jadikanlah segala bangsa murid-Ku. Baptislah mereka di dalam nama Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus. Dan ketahuilah bahwa Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman. Setelah itu, Dia tidak terlihat lagi. Itu adalah teriakan-Nya yang terakhir. Itu adalah isi hati-Nya yang dinyatakan kepada gereja. Gereja yang tidak memberitakan Injil adalah gereja yang sudah berdosa di hadapan Allah. Ini adalah kalimat terakhir. Para teolog mengatakan: Ini adalah great commandment. Semua amanat Yesus adalah agung tetapi kenapa kalimat ini disebut sebagai amanat agung? Karena ini diucapkan terakhir kali sebelum Dia tidak terlihat lagi. Dia naik ke Surga, beritakan Injil. Ada satu lukisan yang pernah dijabarkan oleh pendeta Stephen Tong. Lukisan itu melukiskan bagaimana Yesus itu terangkat ke Surga sambil tangan-Nya memberkati, bukan ke atas tetapi ke bawah sambil muka-Nya itu muka yang sedih. Dia mengatakan berkali-kali: Aku sebentar lagi, tidak ada lagi di tengah-tengah kamu. Betapa Dia mencintai murid-murid-Nya. Engkau akan berduka tetapi engkau tidak akan berduka karena Aku akan memberikan kepadamu Penolong yang lain karena Roh-Ku akan menyertai engkau. Engkau tidak melihat Aku lagi tapi engkau tahu bahwa Aku itu ada. Aku menyertai engkau tetapi tidak di dalam fisik ini tapi Roh-Ku akan menyertai. Dan kemudian, Dia naik Surga. Lukisan itu melukiskan seperti ini; Dia turunkan tangan ke bawah dan Dia melihat murid-murid-Nya sedih karena Dia tahu mereka diutus seperti domba di tengah-tengah serigala. Mereka akan pergi dan dunia akan membenci mereka dan akan mati syahid. Tetapi ketika itu terjadi, Yesus Kristus sudah mengatakan kepada mereka: Jikalau itu terjadi, engkau jangan discouraged karena Aku sudah mengatakannya kepadamu. Murid tidak mungkin lebih dari gurunya. Itu akan terjadi. Tetapi dengan jalan seperti ini Kerajaan Allah akan tersebar. Tidak ada cara lain. Gereja yang sejati harus mengerti isi hati Allah. Dan isi hati Allah itu apa? Kerajaan Allah dan itu dinyatakan melalui pengkabaran Injil. Beritakan Injil jadi saksi-Nya. Ini adalah perintah terakhir yang ditinggalkan Tuhan bagi kita semua.

    Saya akan menjelaskan dengan satu kalimat supaya meng-encourage saudara untuk sadar akan tugas ini. Perhatikan baik-baik. Yesus Kristus tidak bisa lagi untuk melakukan hal ini. Gerejalah yang melakukannya. Ini adalah tugas yang sudah dilakukan oleh Yesus Kristus 33,5 tahun dan sekarang tongkat estafet itu ada di tangan kita. Pekabaran Injil bukan cuma salah satu aktifitas gereja. Itu adalah api di dalam hidup kita. Ketika saya mengatakan hal itu, ketika saya mengatakan Yesus Kristus tidak bisa lagi melakukan hal ini adalah karena memang Dia tidak lagi menjadi satu pribadi yang bertubuh tetapi itu tidak berarti bahwa Dia tergantung kepada kita. Itu juga tidak berarti kalau saudara-saudara gagal, Dia tidak bisa apa-apa. Saudara perhatikan baik-baik, kalau kita tidak mau mengabarkan Injil, Dia akan membangkitkan orang lain. Saya tidak mau menjadi Esau. Milikilah hati seperti Yakub. Jangan buang hak kesulungan itu dan engkau membuat ini tidak berharga. Yakub tahu, aku ingin dipakai oleh Tuhan. Aku tunggu hari itu. Ketika Esau membuangnya, sebelum hak kesulungan itu tumpah ke bawah, diambil. Aku sekarang yang dipakai Tuhan. Aku. Saudara boleh jadi egois. Egois untuk Tuhan mengurapi aku. Orang lain tidak mau dipakai, tidak apa-apa. Aku mau dipakai. Orang lain itu suka-suka hidupnya. Aku mau dipakai habis untuk Engkau. Beritakan Injil. Gereja ini harus memberitakan Injil. Berita Injil itu ada di mana-mana. Saudara ketemu orang di pasar, di mal, di mana saja berikan traktat.

Jadikanlah semua bangsa murid-Ku. Akan ada aniaya. Akan ada kematian. Maka itu adalah sesuatu yang menakutkan bagi kita. Tetapi Alkitab mengatakan: Engkau harus mengabarkan Injil. Itulah sebabnya tak mungkin ada seseorang yang sanggup sampai akhir kecuali Roh-Nya sendiri, Roh Kristus yang sudah naik ke Surga itu menaungi kita. Itulah sebabnya, Dia mengatakan: Aku menyertai engkau sampai pada kesudahan zaman. Aku akan memberikan Roh Kudus kepadamu. Saudara mengerti sekarang bahwa ini hari yang penting? Yesus Kristus naik ke Surga. Dia adalah Tuhan itu. Dan Dia menyatakan: Beritakan Injil sampai semua bangsa takluk dan menyatakan Thy will be done. Kiranya kehendak-Nya, isi hati-Nya digenapi di dalam hidup kita, di dalam gereja ini.